Viral pernyataan Ferdy Sambo yang keceplosan mengakui menembak punggung Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan menggunakan pistol jenis HS.
Pengacara Ferdy Sambo, Rasamala Aritonang, buka suara soal kliennya yang keceplosan. Menurutnya, berdsarkan hasil visum, tidak ada bukti tembakan ke punggung.
“Saya kira tidak benar. Sepengetahuan saya berdasarkan hasil visum et repertum dalam berkas perkara, dari tujuh luka tembak masuk pada korban tidak ada satupun luka tembak masuk dari punggung belakang,” kata Rasamala dalam keterangannya.
Rasamala menjelaskan, luka tembak yang ditemukan di tubuh Brigadir J itu ada di bagian kepala belakang dan bagian dada sisi kanan depan.
Baca juga
5 Momen Ferdy Sambo Keceplosan Ungkap Aib Sendiri: Perselingkuhan Hingga Tembak Yosua
Rasamala pun menyatakan, pertanyaan jaksa terpotong-potong dengan perkataan Ferdy Sambo. Saat itu jaksa sedang menanyakan soal pistol yang diambil dari punggung Yosua.
“Maksudnya itu pinggang Yosua, sementara Pak Ferdy Sambo sedang menyampaikan menembak ke dinding. Jadi terdengar seolah menembak punggung padahal yang dimaksud mengambil dari pinggang dan menembakkan ke dinding,” ujar Rasamala.
“Itu sudah jelas dalam keterangan FS di Berita Acara Pemeriksaan maupun di persidangan,” ujar mantan pegawai KPK itu.
Rasamala juga menyatakan, keterangan Ferdy Sambo tidak menembak Yosua diperkuat dengan kesaksian dari terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf. Keduanya mengaku tidak melihat Sambo menembak Yosua.
“Mereka berdua adalah saksi mata langsung yang ada pada saat terjadi penembakkan,” tutur Rasamala.
Ferdy Sambo keceplosan tembak punggung Yosua >>>
Ferdy Sambo tanpa sadar mengakui menembak punggung Brigadir J. Hal ini bermula saat jaksa menunjukkan barang bukti saat peristiwa terjadi.
Awalnya jaksa menunjukkan soal baju yang dipakai, yakni baju dinas lengkap. Setelah itu Jaksa bertanya soal senjata-senjata yang disita.
"Saudara kenal senjata ini ?" tanya JPU.
"Iya, itu stayer," pungkas Ferdy Sambo.
"Apakah ini yang melekat pada ajudan ?" tanya JPU lagi.
"Melekat pada ajudan, ajudan yang bergantian, semua (pegang senjata)," ujar Ferdy Sambo.
Lebih lanjut, Jaksa pun bertanya soal jenis Glock yang jadi senjata peregang nyawa Yosua.
"Ini senjata apa ini ? glock berapa ?" tanya JPU.
"Ini glock 17, ini yang saya serahkan tanggal 10 ke Eliezer, begitu diamankan di Mako saya ambil kembali," imbuh Ferdy Sambo.
"Apakah ini yang saudara tembakan ke, (senjata jenis) HS, yang saudara tembakan yang saudara bilang ambil dari punggung Yosua," tanya JPU.
"Iya, nembak Yosua, iya," akui Ferdy Sambo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News