Hadfana Firdaus menyatakan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas apa yang dilakukan dalam video yang viral.
“Pada saudara kami semua, kami mohon maaf sedalam dalamnya, terimakasih,” kata Hadfana.
Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Totok Suharyanto, menyatakan Hadfana melakukan aksi tersebut karena adanya perbedaan pemahaman keyakinan.
"Sementara karena spontanitas karena pemahaman keyakinan saja," kata Totok.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyatakan, saat ini pemeriksaan terhadap Hadfana masih dilakukan.
“Sampai sekarang kami lakukan pemeriksaan. Dan perlu kami sampaikan pada rekan-rekan bahwa proses pencarian ini kita melakukan koordinasi dengan beberapa Polda, NTB, DIY, dan Jateng,” kata Gatot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News